YOGYAKARTA – Sebagai upaya mendukung kesuksesan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) 2025, sebanyak 23 sekolah/madrasah Muhammadiyah DIY menerima bantuan stimulan SPMB. Penyerahan bantuan dari Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY ini dilaksanakan pada Kamis (3/7/2025) di Ruang Siang Utama PWM DIY.

Kegiatan dihadiri secara langsung oleh Ketua Majelis Dikdasmen PNF PWM DIY, Achmad Muhamad, M.Ag., Bendahara, Drs. Sarjono, M.Si, Dra. Nurmahni, M.Ag., serta Bendahara PWM DIY, Abdul Latif Baedhowi, S.Ag., M.M. yang memberikan arahan dan motivasi.

Dalam sambutannya, Achmad menyampaikan bahwa bantuan stimulan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar majelis guna mendorong dan mengupayakan peningkatan mutu sekolah/madrasah Muhammadiyah di wilayah DIY.

“Bantuan ini sebagai perhatian majelis agar sekolah/madrasah Muhammadiyah semakin siap dan sukses dalam SPMB. Termasuk pendampingan dari tim majelis,” ujar Achmad.

Achmad mengingatkan agar sekolah terus melakukan kolaborasi dan kontribusi dalam memajukan dunia pendidikan. Menurutnya, hal itu selaras dengan hasrat naluriah manusia, yaitu berkembang dan juga hasrat untuk berkontribusi.

Melalui bantuan ini, Achmad berharap sekolah/madrasah bisa memanfaatkannya secara maksimal, termasuk mendukung operasional tim SPMB, seperti transportasi atau kegiatan promosi lainnya.

Senada dengan itu, Bendahara PWM DIY, Latief juga berharap bantuan dari dana ta’awun bisa dimanfaatkan untuk menjadi sekolah yang lebih baik. Pihaknya memahami bahwa banyak dinamika tantangan di lapangan, namun ia yakin masih ada peluang.

“Termasuk pendampingan dari tim majelis. Kehadiran jangan hanya di anggap formalitas. PWM melalui Majelis Dikdasmen selalu mendukung pengembangan mutu pendidikan, ini menjadi perhatian bersama,” ucap Latief.

Lebih lanjut, Latief menyarankan sekolah untuk menjalin mitra strategis, terutama dengan Aman Usaha Muhamamdiyah. Selain itu, pihaknya juga berpesan untuk tidak ragu menyampaikan kendala atau masalah lainnya.

“PWM bersama Majelis Dikdasmen ini menjadi rumah bagi Bapak/Ibu sekalian. Jika ada persoalan atau butuh dukungan lainnya, silakan disampaikan untuk kami kaji dan ditindaklanjuti,” pesannya. (guf)