SLEMAN – Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non-Formal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY secara intensif melakukan pendampingan akreditasi ke sekolah-sekolah Muhammadiyah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Langkah ini diambil guna memastikan setiap satuan pendidikan tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga unggul dalam substansi mutu pendidikan.

Rangkaian kunjungan pendampingan kali ini menyasar dua sekolah di Kabupaten Sleman, yakni SMA Muhammadiyah Mlati pada Senin, 13 April 2026, dan SMK Muhammadiyah Seyegan pada Rabu, 15 April 2026. Kedua sekolah tersebut dijadwalkan akan menerima visitasi resmi dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN-PDM) pada akhir April 2026 mendatang.

Dalam kunjungan di SMA Muhammadiyah Mlati, tim pendamping dari Majelis Dikdasmen PWM DIY yaitu Dr. Enung Hasanah, M.Pd., Dr. Reni Herawati, M.Pd.BI., Dr. Agung Prihantara, M.Pd., dan Heriyanti, M.M. Sementara itu, untuk SMK Muhammadiyah Seyegan, tim pendampingan oleh Dr. Sadam Fajar Shodiq, M.Pd., Dr. Suprihandana, M.M., dan Solikhin, M.Pd.

pendampingan akreditasi SMA Muh Mlati

Pendampingan akreditasi SMA Muh Mlati

Dalam kegiatan ini, tim pendamping melakukan pengecekan mendalam terhadap kesiapan sekolah dalam menghadapi visitasi. Fokus pengecekan meliputi validasi bukti dokumen pendukung delapan standar pendidikan, peninjauan fasilitas sarana dan prasarana sekolah, serta aspek teknis lainnya untuk memastikan seluruh instrumen akreditasi telah terpenuhi dengan baik.

Pendampingan akreditasi ini memiliki fungsi krusial dalam menjembatani sekolah dengan standar mutu yang ditetapkan oleh pemerintah. Fokus utama tim adalah memfasilitasi sekolah agar memiliki kesiapan yang matang, baik dari sisi administrasi maupun implementasi substansial di lapangan sebelum para asesor datang melakukan visitasi. Lebih jauh, Majelis Dikdasmen PNF PWM DIY menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen besar Muhammadiyah dalam menjaga marwah pendidikan.

“Pendampingan ini bukan sekadar persiapan menghadapi penilaian, melainkan upaya sistematis untuk memastikan penjaminan mutu di sekolah Muhammadiyah berjalan secara konsisten dan terukur,” terang Dr. Sadam selaku pendamping.

Melalui pendampingan ini, diharapkan SMA Muhammadiyah Mlati dan SMK Muhammadiyah Seyegan mampu meraih predikat akreditasi terbaik, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memperkuat kualitas lulusan yang berkarakter dan berkemajuan.