Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non-Formal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY menerima kunjungan strategis dari Western Australia Education Group pada Kamis, 16 April 2026. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sidang Utama PWM DIY ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama dalam penguatan kurikulum bertaraf internasional di lingkungan sekolah Muhammadiyah wilayah Yogyakarta.
Hadir menyambut rombongan secara langsung, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PWM DIY, Achmad Muhamad, didampingi oleh jajaran anggota majelis. Pertemuan ini juga melibatkan pihak sekolah secara langsung yang diwakili oleh Kepala SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta dan Kepala SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta untuk melihat potensi implementasi program di tingkat satuan pendidikan.
Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah pemaparan mendalam dari Western Australia Education Group mengenai The School Curriculum and Standards Authority (SCSA). Program ini merupakan kerangka kurikulum internasional yang dirancang untuk sekolah-sekolah di luar Australia, di mana para lulusannya nantinya akan mendapatkan sertifikat resmi WACE atau The Western Australian Certificate of Education.
Sertifikat WACE merupakan kualifikasi pendidikan yang diakui secara global dan memberikan akses lebih luas bagi siswa untuk melanjutkan studi ke berbagai universitas ternama di dunia. Melalui skema kerja sama ini, sekolah-sekolah Muhammadiyah di DIY diharapkan dapat mengintegrasikan standar pembelajaran Australia dengan nilai-nilai lokal, sehingga mampu mencetak lulusan yang memiliki daya saing internasional tanpa meninggalkan jati diri unggulannya.
Achmad Muhamad menyampaikan bahwa penjajakan ini merupakan langkah progresif bagi Dikdasmen PWM DIY dalam merespons tantangan pendidikan global. Dengan adanya potensi kolaborasi ini, SMA Muhammadiyah 2 dan SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta berpeluang menjadi pionir dalam penerapan kurikulum internasional yang tersertifikasi secara resmi oleh otoritas pendidikan di Australia Barat.
