Yogyakarta – SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Yogyakarta kembali menjalin kerja sama internasional dengan sekolah luar negeri. Sebanyak 53 guru dari Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Seksyen 18 dan SMK Bandar Baru Sultan Suleiman, Selangor, Malaysia, berkunjung ke SMA Muhi pada Selasa pagi (16/9/2025) pukul 08.00 WIB ruang Multimedia.
Rombongan disambut hangat oleh Kepala SMA Muhi Drs. H. Herynugroho, M.Pd., beserta jajaran wakil kepala sekolah. Kunjungan ini bertujuan menandatangani Note of Understanding (NoU) bertema “To Promote the Cultural Exchange and Mutual Cooperation as per Agreement Between Both Parties” untuk memperkuat pertukaran budaya dan kerja sama timbal balik.
Dalam sambutannya, Herynugroho menegaskan pentingnya kolaborasi internasional guna memotivasi siswa mengenal budaya global. Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan budaya sangat dinamis.
“Institusi pendidikan harus terus mengembangkan pengetahuan akademik dan global sesuai tuntutan zaman. Semoga kegiatan ini membawa manfaat holistik bagi civitas akademika SMA Muhi dan mendukung penguatan internasionalisasi Gerakan Muhammadiyah,” ujarnya.
Semetara itu, Puan Hajah Hafizah binti Abdul Samad, Kepala SMK Seksyen 18, mengapresiasi kemajuan SMA Muhi yang dinilainya berkembang pesat.
“Sekolah ini merupakan salah satu sekolah Muhammadiyah unggulan di Indonesia. Semoga kerja sama ini terus ditingkatkan agar memberi manfaat bagi semua pihak. Kami mendoakan SMA Muhi semakin maju dan seluruh keluarga besarnya senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan,” tuturnya.
Agenda kunjungan meliputi berbagi praktik baik pembelajaran yang dipandu staf kurikulum Ari Nur Sholekhah, S.Pd., serta diskusi mengenai kondisi sekolah bersama Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Edo Lestari, S.Pd. Rombongan juga meninjau fasilitas SMA Muhi sebelum melanjutkan wisata ke berbagai destinasi di Yogyakarta dan Jawa Tengah pada pukul 11.30 WIB. (Yusron/guf)
