Muhammadiyah dan Olympiade merupakan dua kata yang tidak dapat dipisahkan dalam lintasan sejarah persyarikatan. Babakan sejarah bangsa ini telah menunjukkan betapa kegiatan Olympiade – waktu itu dikenal dengan istilah Congres Moerid– telah secara rutin diselenggarakan Muhammadiyah. Sejak tahun 1925an, kegiatan ini (Congres Moerid) digelar dengan dua tujuan, yaitu merajut silaturrahim dan kompetisi. Karena itu, Olympiade merupakan salah satu tradisi besar yang telah diwariskan oleh para pendahulu Muhammadiyah.
Tradisi besar yang sebelumnya dikenal dengan Congres Moerid itu terus dirawat dan diselenggarakan secara rutin oleh Muhammadiyah. Pada saat sekarang ini, tradisi itu dibakukan dengan nama Olympiade Achmad Dahlan atau disingkat OlympicAD. OlympicAD adalah salah satu agenda resmi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Agenda nasional tersebut selalu diselenggarakan setiap 2 (dua) tahun sekali.
Dalam beberapa tahun terakhir, OlympicAD telah menuai sukses diselenggarakan di sejumlah daerah, seperti Malang (2005 dan 2014), Surakarta (2010), D.I. Yogyakarta (2012), Lampung (2017), Semarang (2019), dan terkahir Bandung (2024).
D.I. Yogyakarta, dalam hal ini Majelis Dikdasmen dan PNF PWM DI Yogyakarta, mendukung penuh penyelenggaraan OlympicAD nasional di beberapa daerah. Tatkala penyelenggaraan OlympicAD terkahir yang diselenggarakan di Bandung misalnya, Majelis Dikdasmen DI. Yogyakarta mengirimkan kafilah berjumlah 700 orang. Sebagian besar kafilah berangkat menggunakan 20 bus dengan kawalan tim kesehatan yang terdiri dari dokter dan perawat.
Kesuksesan penyelenggaraan OlympicAD di Bandung dan partisipasi kafilah dari DI. Yogyakarta merupakan momentum penting untuk diselenggarakan kegiatan yang bersifat lokal, khusus di wilayah DI. Yogyakarta. OlympicAD Muhammadiyah.
Penyelanggaraan tingkat DI. Yogyakarta ini diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan peserta yang akan ikut berlaga di momen OlympicAD Nasional pada 2026 di Makassar. Karena itu, dalam menyongsong OlympicAD 2026, Majelis Dikdasmen dan PNF PWM DI. Yogyakarta perlu mempersiapkan diri dengan baik agar dalam momen nasional 2 (dua) tahunan itu kafilah DI. Yogyakarta dapat berkiprah dan meraih prestasi secara maksimal.
