Sekretaris majelis Dikdasmen PWM D.I. Yogyakarta Dr. Farid Setiawan, M.Pd.I., memimpin upacara pelantikan wakil kepala sekolah urusan, bendahara, dan kepala tata usaha SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta dan SMA Muhammadiyah Ngawen.
Acara pelantikan dilaksanakan di aula gedung muhammadiyah D.I. Yogyakarta, perwakilan Majelis Dikdasmen PDM Kota Yogyakarta dan Kabupaten Gunungkidul turut hadir sekaligus sebagai saksi pada prosesi pelantikan tersebut.
Prosesi pelantikan dilaksanakan dengan standar pencegahan covid-19, mengingat masa siaga covid-19 masih ditetapkan oleh pemerintah. Semua tamu undangan wajib menggunakan masker, panitia menyediakan hand sanitizer yang digunakan oleh setiap tamu undangan yang memasuki ruangan pelantikan.
Dr. Farid Setiawan, M.Pd.I. berpesan kepada wakil kepala sekolah urusan, bendahara, dan kepala tata usaha yang baru dilantik, mengingatkan bahwa tantangan sekolah Muhammadiyah saat ini sangatlah kompleks, karena itu janji atau sumpah pelantikan harus perlu ditunaikan, tidak sebatas hanya diikrarkan.
Menurut Kepala Program Studi PAI UAD tersebut, sekolah muhammadiyah harus selalu dijalankan dalam jalur yang sesuai dengan aturan persyarikatan muhammadiyah, baik dalam hal pengelolaan keuangan maupun dalam hal pengelolaan administrasi.
Dengan standar pengelolaan tata kelola yang sesuai aturan persyarikatan muhammadiyah maka akan lahir sekolah yang sesuai indentitas persyarikatan muhammadiyah.
Sekolah muhammadiyah harus bisa merespon dinamika perubahan yang semakin hari semakin cepat, akan tetapi Dr. Farid Setiawan, M.Pd.I. mengingatkan bahwa prinsip dan identitas persyarikatan harus mejadi acuan utama dalam merespon dinamika perubahan tersebut, Dr. Farid Setiawan, M.Pd.I mengistilahkan ini sebagai self description, sebuah sikap untuk menyesuaikan diri tanpa harus melebur dengan situasi yang ada.
Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa sangat penting membangun solidaritas internal pengurus sekolah, selian itu mampu menempatkan diri pada peran-peran strategis kelompok kretaif yang bisa memberikan warna terhadap arah penyelenggaraan pendidikan di sekolah kedepan.
Pada akhir pidatonya Dr. Farid Setiawan, M.Pd.I berharapa bahwa pengurus sekolah muhammadiyah harus energic, praktif dan tetap adaptif.

