SLEMAN – SMP Muhammadiyah 1 Godean resmi mengukuhkan siswa kelas VII sebagai Pandu Hizbul Wathan (HW) di Museum Soeharto.
Pengukuhan yang berlangsung pada Rabu (2/9) itu dikemas dengan aksi kepedulian lingkungan sebagai bagian dari penerapan program Adiwiyata lewat kegiatan ekstrakurikuler.
Kegiatan diawali dengan perjalanan para siswa menuju Museum Soeharto. Mereka dibagi beberapa regu dan berjalan kaki dari sekolah menuju lokasi.
BACA JUGA: Dakwah Lewat Budaya, Ribuan Pelajar Muhammadiyah Lantunkan Macapat di Titik Nol Kilometer
Sepanjang perjalanan, mereka melakukan Operasi Semut dengan memungut sampah yang ditemui di sepanjang rute menggunakan trash bag yang telah dibagikan pembina HW.
Setibanya di museum, kegiatan dilanjut dengan apel pengukuhan Pandu HW yang dipimpin Kepala SMP Muhammadiyah 1 Godean, Ovayagori Rahman, S.Pd.
Usai apel, para siswa kemudian diajak mengelilingi area museum dan menyaksikan tayangan sejarah Museum Soeharto.
Aksi peduli lingkungan juga diwujudkan melalui penyerahan tanaman hias secara simbolis oleh Guntur, salah satu siswa SMP Muhammadiyah 1 Godean kepada pengelola museum.
BACA JUGA: SMP Muhamamdiyah 10 Yogyakarta Bekali Siswa Kembangkan Ide Bisnis dengan AI
Tidak sekadar berkunjung, Pandu HW turut bergotong royong membersihkan area museum sebagai bentuk kesadaran menjaga kebersihan fasilitas umum.
“Integrasi antara pengukuhan HW dan gerakan Adiwiyata ini bertujuan membentuk karakter siswa yang disiplin dan mandiri,” ujar Penanggung Jawab Kegiatan Kholilurrahman, S.Pd.
Pihaknya berharap, rangkaian kegiatan dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan.





