Gunungkidul – Puncak perayaan Mujahidin Competition Festival (MUCOFEST) #1 menjadi momentum refleksi perjalanan SMA Muhammadiyah Al Mujahidin delapan tahun berdiri.

Kegiatan bertema “Sewindu Seribu Prestasi” yang digelar di lingkungan sekolah, Selasa (19/5/2026), itu ditandai pemotongan delapan tumpeng sebagai simbol rasa syukur.

Dalam kesempatan tersebut, sekolah juga mengumumkan capaian 1.000 prestasi yang diraih peserta didik dari tingkat kabupaten hingga internasional.

Prestasi tersebut meliputi bidang akademik, olahraga, seni, hingga inovasi siswa. Sekaligus wujud nyata dari budaya prestasi dan pendidikan karakter Islami yang terus dikembangkan sekolah.

Kepala SMA Muhammadiyah Al Mujahidin, Dwi Yulianti menjelaskan, perayaan bertajuk ‘Sewindu Seribu Prestasi’ bukan sekadar slogan perayaan ulang tahun sekolah.

Tetapi juga bentuk rasa syukur dan komitmen sekolah untuk terus berkembang dan melahirkan generasi berprestasi.

“Ini menjadi doa dan komitmen bersama agar SMA Muhammadiyah Al Mujahidin bisa terus tumbuh dan dipercaya masyarakat dalam melahirkan generasi berprestasi serta berakhlak Islami,” ujarnya.

Pada MUCOFEST #1 ini, sekolah menggelar berbagai kegiatan berupa senam bersama, jalan sehat, pembagian doorprize, serta penampilan kreativitas siswa yang diikuti warga sekolah dan masyarakat sekitar.

Sebelum puncak MUCOFEST #1, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin telah menggelar kegiatan sosial Santunan Anak Panti (SAKTI) pada 25 April lalu.

Dalam kegiatan tersebut, pengurus IPM bersama guru menyalurkan santunan ke Panti Asuhan Al Islam Playen, Gunungkidul.

Selain itu, sekolah juga menggelar kompetisi pencak silat bertajuk Moedja Clash pada pada 14-15 Mei 2026 yang diikuti peserta SD dan SMP dari berbagai daerah di DIY.

Bagi Dwi, ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga sarana menanamkan karakter, sportivitas, disiplin, dan mempererat ukhuwah antarpelajar Muhammadiyah.

“Kami ingin pendidikan tidak hanya fokus akademik, tetapi juga membangun karakter dan nilai-nilai Islami pada siswa,” pungkasnya.