YOGYAKARTAMajelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI. Yogyakarta bergerak cepat dalam memperluas akses pendidikan nonformal di wilayah DI Yogyakarta. Melalui Bidang Pendidikan Nonformal, Majelis Dikdasmen PNF PWM DIY menggelar rangkaian kegiatan safari pendampingan pendirian Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di seluruh kabupaten/kota se-DIY sepanjang pertengahan hingga akhir Juni 2026.

Kegiatan safari ini merupakan tindak lanjut konkret dari workshop rintisan PKBM yang telah diselenggarakan sebelumnya di Aula PWM DIY, yang saat itu dihadiri oleh jajaran Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-DIY.

Baca juga: Perluas Akses Pendidikan, Majelis Dikdasmen PNF PWM DIY Gelar Workshop PKBM

Target Satu PDM Satu PKBM

Ketua Bidang Pendidikan Nonformal Dikdasmen PNF PWM DIY, Sarjilah, menyampaikan bahwa gerakan ini memiliki target yang jelas dan terukur.

“Target utama kami adalah setiap PDM di wilayah DI Yogyakarta dapat mendirikan dan memiliki minimal satu PKBM,” ujar Sarjilah.

Dalam safari pendampingan ini, tim dari Majelis Dikdasmen PNF wilayah meninjau langsung progres perkembangan di tiap daerah. Aspek-aspek krusial yang diverifikasi meliputi kelengkapan syarat administrasi, kesiapan sarana dan prasarana, ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM), serta hal-hal teknis lain yang menyangkut operasional PKBM.

Ragam Progres Pendirian di Tingkat Daerah

Berdasarkan hasil pendampingan di lapangan, perkembangan pendirian PKBM di lima kabupaten/kota menunjukkan dinamika yang positif dengan jalur yang beragam:

  1. Serah Terima PKBM yang Sudah Ada: Dua daerah mengambil langkah strategis dengan menerima penyerahan PKBM yang sudah berjalan untuk selanjutnya dikelola di bawah naungan Muhammadiyah. PDM Gunungkidul resmi menerima serah terima PKBM Dimas, sementara PDM Kulon Progo menerima serah terima PKBM Sejati.
  2. Pendirian PKBM Baru: Dua daerah lainnya bergerak mematangkan proses pendirian PKBM dari awal (baru), yaitu PDM Kota Yogyakarta dan PDM Sleman.
  3. Penjajakan Kerja Sama: Sementara itu, PDM Bantul saat ini sedang dalam tahap penjajakan untuk proses serah terima PKBM yang sudah ada agar dapat diintegrasikan dengan Muhammadiyah.

Jadwal Rangkaian Safari Pendampingan PKBM PWM DIY:

Untuk memastikan proses berjalan optimal, rangkaian pendampingan telah dilaksanakan dengan jadwal dan lokasi sebagai berikut:

  • 15 Juni 2026: PDM Sleman (berlokasi di SMP Muhammadiyah 3 Depok)
  • 17 Juni 2026: PDM Gunungkidul (berlokasi di PKBM Dimas)
  • 18 Juni 2026: PDM Kota Yogyakarta (berlokasi di Kantor PDM Kota Yogyakarta)
  • 19 Juni 2026: PDM Kabupaten Kulon Progo (berlokasi di PKBM Sejati)
  • 22 Juni 2026: PDM Kabupaten Bantul (berlokasi di Kantor PDM Bantul)

Melalui akselerasi pendirian PKBM ini, Muhammadiyah DIY menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan layanan pendidikan yang inklusif, fleksibel, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan nonformal bermutu.