SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta sukses melaksanakan kegiatan Internasional Program 2026 pada 19–23 Juni 2026 melalui kolaborasi dengan SMK Cenderawasih Kuantan, Pahang, Malaysia. Program ini dirancang untuk memperluas wawasan global, melatih kemampuan komunikasi, serta mempererat hubungan pendidikan antarkedua negara serumpun. Melalui kegiatan belajar di luar kelas ini, para peserta didik diharapkan dapat mengenal sistem pendidikan dan keberagaman budaya di Malaysia, sekaligus menumbuhkan sikap toleransi terhadap bangsa lain.
Perjalanan dimulai pada Jumat, 19 Juni 2026, saat rombongan berangkat dari Yogyakarta menuju Jakarta sebelum melanjutkan penerbangan ke Malaysia pada hari berikutnya. Setibanya di Kuala Lumpur, para peserta langsung mengikuti kegiatan city walk dengan mengunjungi berbagai ikon kota seperti Menara Kembar Petronas, Dataran Merdeka, Masjid Jamek, Bukit Bintang, dan pusat cokelat khas Malaysia. Kegiatan ini menjadi sarana awal bagi siswa untuk memahami sejarah dan perkembangan perkotaan di sana.
Pada hari ketiga, rombongan melanjutkan agenda dengan mengunjungi destinasi wisata alam dan budaya seperti Batu Caves, Genting Highlands, Chin Swee Temple, serta kawasan seni RexKL. Kunjungan ke berbagai lokasi tersebut memberikan pengalaman nyata bagi para siswa mengenai harmonisasi dan kehidupan masyarakat multietnis di Malaysia.
Puncak dari seluruh rangkaian program ini berlangsung pada Senin, 22 Juni 2026, melalui kunjungan resmi ke SMK Cenderawasih Kuantan. Di sekolah mitra tersebut, para pelajar dari kedua negara berinteraksi langsung untuk bertukar pengalaman mengenai kehidupan sekolah dan memperkenalkan budaya masing-masing demi membangun kesiapan menghadapi tantangan abad ke-21. Sebelum bertolak kembali ke Kuala Lumpur, rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi Masjid Negeri Pahang dan kawasan Padang MBK.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar hingga kepulangan peserta ke Indonesia pada Selasa, 23 Juni 2026. Melalui kolaborasi internasional ini, SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi yang adaptif dan berwawasan global, namun tetap memiliki akar yang kuat pada nilai-nilai kebangsaan serta keislaman. (Humas SMA Muh 3)





