Bertempat di Aula Pimpinan Wilayah Muhamamdiyah D.I. Yogyakarta (PWM DIY), Kamis (8/1/2026) Dr. Ikhwan Ahada selaku Ketua PWM DIY melantik Muhammad Supanto sebagai Kepala SMK Muhamamdiyah Piyungan masa jabatan 2026-2030. Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh PWM DIY, PDM Kota Yogyakarta, PDM Kabupaten Bantul, Mejelis Dikdasmen PWM DIY, Majelis Dikdasmen Kota Yogyakarta dan kabupaten Bantul serta Kepala SMA dan SMK dari Yogyakarta dan Bantul.

Muhamamd Supento menggantikan Siti Imronah, S.Ag., M.S.I., yang sebelumnya mengemban amanah kepemimpinan di sekolah tersebut. Dalam prosesi pelantikan, Muhammad Supanto membacakan ikrar dan sumpah jabatan di hadapan pimpinan Muhammadiyah DIY dan tamu undangan. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan serah terima surat keputusan dari PWM DIY kepada kepala sekolah yang baru dengan saksi Ketua Majelis Dikdasmen PNF PWM DIY Achmad Muhammad, M.Ag., dan Ketua Mejelis Dikdasmen PNF PDM Kabupaten Bantul Drs. Amik Setiaji, M.Pd.

Selain itu, dalam rangkaian acara pelantikan, amanah pelantikan disampaikan oleh Arif Jamali Muis selaku Sekretaris PWM DIY. Dalam amanahnya, Arif Jamali Muis menyampaikan pesan dan harapan agar kepemimpinan baru ini mampu membawa SMK Muhammadiyah Piyungan menuju kualitas pendidikan yang lebih unggul, serta memperkuat peran sekolah dalam membentuk karakter dan kompetensi peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Muhammadiyah.

Disampaikan oleh Arif jamali Muis bahwa lembaga pendidikan Muhammadiyah harus memiliki fungsi strategis. Pertama, mencerdaskan kehidupan bangsa dengan melahirkan generasi yang memiliki kemampuan berpikir baik dan berakhlak prima. Kedua, sebagai lembaga dakwah Islam yang menanamkan pemahaman keislaman sesuai dengan manhaj Muhammadiyah. Ketiga, sebagai lembaga perkaderan untuk menyiapkan kader-kader persyarikatan atau setidaknya warga Muhammadiyah yang baik

Dengan resmi dilantiknya Muhammad Supanto, SMK Muhammadiyah Piyungan berharap dapat terus meningkatkan mutu pendidikan, inovasi pembelajaran, dan kontribusi nyata terhadap perkembangan sosial-kultural di tengah masyarakat.